Mantan CEO Audi Rupert Stadler dan tiga orang lainnya sudah didakwa pada 2019.

REPUBLIKA. CO. ID, MUENCHEN — Jaksa penuntut di Muenchen, Jerman, pada Jumat (7/8) mendakwa empat orang mantan manajer Audi terkait kasus dugaan kecurangan di uji emisi diesel. Empat karakter itu dituduh melakukan penipuan, memproduksi sertifikasi palsu dan iklan dengan tak sesuai fakta, demikian pernyataan kantor kejaksaan yang dikutip Reuters, Sabtu (8/8).

Surat dakwaan itu ditujukan kepada tiga mantan anggota dewan dan satu kepala departemen yang telah purna bakti, melibatkan 434. 420 unit Audi, VW dan Porsche yang sebagian besar dijual di AS serta Eropa.

Empat karakter itu dituduh mendorong pengembangan pesawat dengan perangkat lunak ilegal supaya mesin ‘seolah-olah’ menghasilkan emisi lebih rendah saat diuji.

Jaksa penuntut menjelaskan, mantan anggota dewan tertuduh itu mengetahui pengamalan curang itu pada Oktober 2013 hingga September 2015, namun mereka diam saja, tidak mencegah, makin terus melakukan penjualan.

Mantan kepala eksekutif Audi, Rupert Stadler dan tiga orang lainnya sudah didakwa pada tahun berserakan atas peran mereka di balik skandal kecurangan ini. Audi pula sudah mengakui telah menggunakan software ilegal terkait uji emisi.

sumber: Antara/Reuters