Azis minta bantuan kendaraan berat segera dikirim untuk permudah pencarian korban

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Wakil Pemimpin DPR RI, Azis Syamsuddin meminta bantuan baik logistik dan alat berat segera dikirimkan guna mempermudah pekerjaan korban banjir bandang di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang belum ditemukan. Azis meminta semua pihak bersinergi buat membantu korban banjir bandang yang terjadi pada Ahad (4/4) dini hari kemarin.

“Semua pihak harus saling sinergis buat membantu saudara kita pada Flores Timur dalam metode evakuasi pencarian korban, sandaran obat obatan, makanan dan pakaian layak pakai dan posko pengungsian serta dapur umum dengan memprioritaskan bujang anak dan usia lanjut agar tidak mudah terserang penyakit, ” kata Azis dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/4).

Dirinya juga mendorong agar Basarnas, BNPB, Kementerian Sosial, TNI dan Polri buat dapat mempermudah pengiriman tumpuan ke lokasi kejadian. Kejadian tersebut mengingat Lembata merupakan sebuah pulau yang cukup jauh untuk ditempuh sebab pelabuhan Larantuka dan tak bisa di tempuh oleh jalur darat.

“Kecamatan Lembata merupakan daerah kepulauan, tentunya akses harus dipermudah dalam mengirimkan bantuan ke lokasi kejadian. Jangan sampai masalah transportasi menjadi tahanan yang menyebabkan tertundanya sandaran kepada para korban bencana” ujarnya.

Azis juga mengucapkan jarang mendalam atas musibah banjir bandang dan longsor dengan terjadi di NTT. “Semoga keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, serta ditempatkan di sisi Allah yang paling cara, ” ucapnya.

Banjir bandang serta longsor nmenerjang Flores Timur Nusa Tenggara Timur, di dalam Ahad (4/4). Hingga Ahad, korban meninggal dunia kelanjutan bencana itu berjumlah 41 orang, serta puluhan yang lain masih hilang.

“Korban jiwa 41 orang meninggal dalam pendataan, 9 luka-luka, 27 gaib, 49 KK terdampak, data ini sangat dinamis. Tersebut data jam 17. 30, ” kata Kepala Pusat Data Informasi dan komunikasi kebencanaan BNPB, Raditya Asli dalam konferensi Pres, Satu (4/4).