Masyarakat dengan mencoba mengelabui atau menghindari ETLE tetap akan tepat tindakan

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan era kamera tilang elektronik ataupun electronic traffic law enforcement (ETLE) semakin canggih semenjak bergabung dengan ETLE Nasional. Karena sekarang kamera tilang elektronik itu mampu menindak pelanggar yang berplat sungguh Jakarta. “Kelebihnanya, kami bisa melakukan penindakan terhadap kendaraan-kendaraan dari luar kota. Oleh karena itu tidak hanya kendaraan-kendaraan berplat Jakarta, ” jelas Sambodo saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/3).

Sambodo menambahkan, begitu serupa di Polda-Polda yang tersedia di daerah. Dengan tustel ETLE mereka bisa menangani pelanggar yang kendaraannya datang dari Jakarta. Bahkan kelompok yang mencoba-coba mengelabui atau menghindari ETLE tetap akan kena tindakan. Karena sedang ada petugas yang berjaga di lapangan. “Polda asing yang tergabung dalam ETLE nasional bisa melakukan penindakan juga, ” ucap Sambodo.

Lalu, lanjut Sambodo, untuk pengerjaan perkara tilang pun cukup mudah, pelanggar akan Menerim surat konfirmasi dan lalu pelanggar melukakan konfirmasi melalui website https://etle-pmj.info/id atau pegari langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum. “Setelah dia konfirmasi, kita berikan virtual account, yang bersangkutan tinggal datang bisa ke ATM, Mbanking untuk bayar. Ketika dia melakukan pembalasan maka proses tilang itu dinyatakan selesai? ” mekar Sambodo.

Tetapi, sambung Sambodo, kalau pelanggar tidak melakukan pembayaran maka STNK-nya akan diblokir. Kemudian saat melakukan pembalasan pajak kendaraan, secara otomatis denda blokir akan dimasukan ke dalam pembayaran retribusi tersebut.