IHSG diproyeksi hendak menguat sepanjang hari ini sependirian dengan bursa global.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Pasar saham domestik dibuka di zona hijau pada perniagaan awal pekan ini, Senin (16/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0, 86 persen ke posisi 5. 508, 15. Tatkala indeks LQ45 menguat signifikan 1, 17 persen.

IHSG diproyeksi akan menguat sepanjang perdagangan hari ini sejalan dengan pergerakan bursa global. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas pada hari ini, ” tulis Phillip Sekuritas Indonesia dalam risetnya, Senin (16/11).

Indeks saham di Asia pagi ini dibuka naik karena optimisme sentimen vaksin Covid-19. Investor menganut vaksin akan segera tersedia. Kejadian tersebut mengalahkan kekhawatiran mengenai lonjakan kasus penularan Covid-19 di Eropa serta kemungkinan kebijakan lockdown secara nasional di Amerika Serikat (AS).  

Menurut Phillip Sekuritas Indonesia, optimisme juga datang dari penandatanganan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Ini merupakan kesepakatan dagang terbesar di dunia yang bertujuan mengurangi bea masuk (tarif) diberbagai bidang ekonomi.  

Kesepakatan kulak ini mewakili sepertiga dari warga dan pertumbuhan ekonomi dunia. RCEP meliputi antara lain Australia, Selandia baru serta 10 negara bagian ASEAN. RCEP juga menandakan untuk pertama kali negara-negara raksasa Asia Timur Jauh seperti China, Jepang dan Korea Selatan berada di dalam satu kesepakatan dagang.  

Dari sisi makroekonomi, investor menyidik rilis data perhitungan awal (preliminary) pertumbuhan ekonomi (PDB) Jepang buat kuartal ketiga 2020. PDB Jepang tumbuh 5 persen secara kuartalan, lebih tinggi dari ekspektasi 4, 4 persen.  

Secara tahunan, ekonomi Jepang tumbuh 21, 4 persen, lebih tinggi daripada ekspektasi pertumbuhan 18, 9 komisi dan hampir menghapus penurunan 28, 1 persen di kuartal ke-2 2020. Konsumsi Rumah Tangga muncul 4, 7 persen secara kuartalan, lebih rendah dari ekspektasi 5, 2 persen dan rebound lantaran kontraksi 7, 9 persen dalam kuartal kedua 2020.