Servis ini sebagai upaya menghindari pernikahan jika terjadi ketidakcocokan genetik.

REPUBLIKA. CO. ID,   RIYADH — Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah meluncurkan tahap mula-mula layanan daring pernikahan sehat pada fasilitas kesehatan pemerintah. Peluncuran tersebut dilaporkan Saudi Press Agency , Ahad (1/11).

Kementerian mengatakan, layanan tersebut bertujuan mengotomatiskan semua prosedur pengujian di Kerajaan. Prosedur dimulai dengan memasukkan data masing-masing bahan mempelai dan mengatur sesi pendidikan untuk mereka.

Dilansir di Arab News , Selasa (3/11), setelah mengisi keterangan, calon pengantin harus menyelesaikan tes dan mengunggah informasi tersebut di dalam platform Seha (Kesehatan) untuk mencocokkan hasil tes.

Pesan teks nantinya akan dikirim beserta nomor sertifikat kesehatan dengan telah disetujui ke pihak dengan berkepentingan. Tujuannya, memungkinkan calon mempelai melihat hasilnya melalui aplikasi Sehhaty atau platform Seha.

Kalau hasil tes menyebut kedua raka pihak tidak sesuai, mereka mau dirujuk ke klinik penasihat negeri. Kementerian Kehakiman kemungkinan dilibatkan untuk meminta keterangan tentang akta pernikahan yang sehat untuk menyelesaikan jalan pernikahan.

Layanan pemeriksaan pra-nikah ini merupakan upaya mendamaikan pasangan dengan cara memastikan keharmonisan mereka berjalan dengan sehat. Akta pertalian ini berlaku selama enam kamar. Untuk tes penyakit menular, dapat diulang.

Layanan ini dianggap perlu mengingat pentingnya pernikahan yang sehat. Peran sosial, kesehatan, dan ekonomi yang aktif, dalam upaya menghindari pernikahan jika terjadi ketidakcocokan genetik.  

https://www.arabnews.com/node/1757161/saudi-arabia