Satai kambing bisa bau prengus jika salah menyiapkannya.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Mau bakar satai kambing hari ini? Kalau tidak tepat, aroma prengus bisa menempel pada daging kambing.

Lalu bagaimana tips untuk menyiapkan satai kambing yang bebas aroma prengus? Menurut Chef Nurofik, untuk menghilangkan bau prengus, daging mempertanggungkan sebaiknya di cuci terlebih zaman. Setelah dicuci, daging ditiriskan airnya.

Setelah itu, daging yang sudah bersih itu diberikan bumbu. Biasanya, bumbu yang dimanfaatkan adalah kunyit, ketumbar jinten, sira, dan bawang putih.

“Penggunaan bawang putih ini berfungsi untuk membuat rasanya lebih enak dan mengilangkan bau prengus juga, ” ujar pria yang menjabat sebagai excutive chef Dapur Kusumanegara Indonesia itu kepada Republika. co. id , Jumat (31/7).

Setelah dibumbui simpan daging di kulkas semasa kurang lebih 15 menit. Setelah itu, daging siap dibakar atau dipanggang.

Instruktur Jakarta Culinary Center ini merekomendasikan daging kambing has dalam dengan tekstur kambing yang empuk dan tak keras untuk dijadikan satai. Jika membelinya, pilih daging yang berupa merah keunguan.

“Daging kambing muda lebih baik di bakar, lebih enak. Karena kalau di bakar, kolesterolnya berkurang, ” jelas dosen Tata Boga Kampus Politeknik Negeri Media Kreatif, Jakarta ini.

Nurofik dengan juga guru Tata Boga di SMK Widia Kusuma, Lenteng Gede, Jakarta ini mengatakan, untuk masa pemanggangan, cukup sekitar 10 menit saja. Bila satai sudah dibakar, sebaiknya langsung dimakan agar tak keras.

Satai kambing nikmat diakan selagi hangat secara dengan nasi kebuli atau nasi putih. Ingat, jangan terlalu kelewatan saat mengonsumsi satai kambing untuk menjaga kesehatan Anda.