Kegiatan ini bisa menjadi ajang promosi sekali lalu membangkitkan pariwisata di Nias

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA–Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo membantu gelaran Video Tourism Contest (VTC) atau kontes video wisata pada Kabupaten Nias Pesisir, Sumatera Mengetengahkan. Edhy mengaku menyiapkan uang pribadi sebesar Rp25 juta untuk pemimpin kontes.

“Kegiatan tersebut bisa menjadi ajang promosi sekaligus membangkitkan pariwisata di Kepulauan Nias pascapandemi melalui karya kreatif berbentuk video yang dapat diunggah pada berbagai media daring maupun luring, ” ujar Edhy dalam pancaran pers di Jakarta, Selasa (10/11).

Edhy mengungkapkan, kontribusi wisata alam sebesar 35 persen dalam pariwisata nasional. Istimewa wisata bahari, menyumbang sekitar 2, 4 juta wisatawan. Adapun luasan laut Indonesia sebesar 5, 8 juta km2 atau sekitar 75 persen dari luasan Indonesia.  

“Indonesia memiliki sekitar 23, 9 juta hektare luasan daerah konservasi, di dalamnya terdapat daya ekosistem dan sumber daya alam yang sangat besar, ” ucap Edhy.  

Saat ini, lanjut Edhy, telah terjadi perubahan paradigma dalam pembangunan pariwisata Indonesia. Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 bahan utamanya pada jumlah kedatangan wisatawan, namun pada RPJMN 2020-2024 bertambah mengarah pada penghasilan masyarakat lantaran sektor pariwisata.  

“Tak hanya itu, target RPJMN lainnya ialah bagaimana meningkatkan devisa turisme, peningkatan jumlah dan keterampilan SDM pariwisata serta meningkatkan nilai tambah sektor pariwisata, ” ungkap Edhy.  

Edhy menyampaikan, KKP punya peran dalam meningkatkan pengelolaan kelautan berkelanjutan, konservasi laut & sumber daya pesisir beserta ekosistemnya, mewujudkan pertumbuhan ekonomi dengan prinsip-prinsip keterlibatan masyarakat dan efisiensi sumber daya, meminimalkan limbah serta menciptakan //multiflier effect//.

“KKP mencoba mensinergikan antara aspek lingkungan, ekonomi dan sosial budaya dalam mengangkat sektor pariwisata, khususnya wisata tua, ” kata Edhy.  

Edhy memaparkan, kegiatan wisata kuno pada prinsipnya memiliki tiga hal utama, yakni wisata pesisir, bentang laut yang menyajikan hamparan ramal putih yang indah dan hamparan pulau-pulau kecil, dan yang terakhir adalah wisata bawah laut. Ia meyakini Kepulauan Nias merupakan salah satu destinasi di Indonesia yang memiliki ini tiga hal tersebut.  

Edhy mengajak masyarakat tentu optimistis membangun sektor pariwisata secara saling bekerja sama, khususnya dengan munculnya wadah-wadah perhimpunan yang hadir dengan inovasi dan terobosan-terobosan pada memajukan bangsa. Tak hanya itu, dia mengapresisasi para generasi bujang yang tergerak untuk menciptakan konten-konten positif di media sosial. “Maju terus generasi muda, terus berkarya, ciptakan konten-konten digital yang meyakinkan di media sosial, ” kata Edhy.