IHRAM. CO. ID, MUMBAI — Seorang lansia di Mumbai menjalani penipuan agen perjalanan sebesar 12, 26 lakh Rupee atau setara Rp 240 juta. Uang itu rencananya akan digunakan untuk imbalan perjalanan ia bersama keluarga menutup ibadah haji.

Pria berusia 62 tarikh ini merupakan seorang pensiunan personel Pusat Kereta Api. Ia sudah mengajukan pengaduan ke polisi Nagpada. Polisi lantas mengatakan terdakwa ialah teman pelapor. Terdakwa juga beriktikad untuk mengatur pernikahan putri pelapor di sebuah masjid di Arab Saudi. FIR telah didaftarkan minggu lalu.

“Agen kunjungan itu milik teman dekat kami. Kami pergi ke Makkah bergandengan keluarga pada 2017, ” kata pendahuluan pelapor, Firoz Alam Naziruddin Khan, dilansir di Mid-Day , Kamis (15/10).

Setelah kembali dari Makkah, tersangka mengatakan bisa mengatur perjalanan tim lagi untuk menunaikan haji, dengan biaya 28. 000 Rupee per-orang. Perjalanan itu dijadwalkan berlangsung Desember 2018.

“Karena kami berencana menikahkan putri saya, dia berkata mengenal orang-orang yang mau membantu mengatur pernikahan putri hamba di sana, ” lanjut Khan.

Karena alasan tersebut, Khan lantas membayar 4, 76 lakh Rupee di muka. Dia membuat pesanan perjalanan untuk 17 orang, termasuk keluarganya dan anak menantu laki-laki.

Penyuplai perjalanan itu kemudian menawarkan penjelajahan lagi ke Makkah dan Madinah dengan harga 25. 000 Rupee per-orang pada Desember 2019. Untuk kali ini, rencanaya 30 anggota keluarga berangkat. Khan pun membayarnya lagi sebesar 7, 5 lakh Rupee.

Pada Maret 2018, Khan pindah dari Jijamata Nagar, Worli, ke Ghazipur dalam Uttar Pradesh (UP). Di bulan Oktober ketika ia menghubungi simpulan membahas perjalanan mereka, terdakwa bahkan meminta lebih banyak uang.

“Dia bilang saya harus membayar lebih, jadi saya memintanya untuk mengembalikan uang muka beta setelah dia berjanji untuk menyusun perjalanan pada Februari 2019, ” kata Khan.

Polisi mengatakan terdakwa terus menunda penjelajahan dan kemudian membatalkannya. Terdakwa belum mengembalikan uang tersebut kepada pelapor. Saat ini Khan menetap pada UP. Ia telah menghubungi tersangka melalui telepon dan sejak Februari dia berjanji untuk mengembalikan kekayaan tersebut. Minggu lalu, Khan pegari ke Mumbai dan mengajukan dakwaan ke polisi Nagpada.