Gedung Sekolah Dasar di Cigemblong mengalami rusak berat.

REPUBLIKA. CO. ID, LEBAK — Sebanyak lima rumah dan satu gedung sekolah dasar di Kabupaten Lebak, Banten, terdampak tanah longsor. Peristiwa ini setelah hujan lebat disertai angin kencang dan petir di daerah itu.

“Bencana alam itu tidak menimbulkan korban jiwa, ” kata Pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Ajis Suhendi, Sabtu (21/11).

Lima rumah itu milik warga Dukuh Pasir Nangka Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak yang terdampak longsor sesudah hujan lebat disertai angin cepat dan petir pada Jumat (20/11). Dari lima rumah itu, dalam antaranya sebanyak tiga rumah menemui rusak berat.
Bencana terbis juga satu gedung sekolah dasar di Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebak menemui rusak berat.

“Semua rumah dan gedung madrasah yang terdampak longsor, karena lokasinya berada di perbukitan dan menyedihkan terjadi pergerakan tanah jika abu lebat, ” katanya.

Menurut dia, sejauh itu, korban bencana longsor itu tidak ada yang mengungsi karena cara mengatasinya bisa dikerjakan secara bergotong royong masyarakat setempat. Mereka para-para warga korban longsoran itu telah kembali ke rumah masing-masing, namun tetap waspada jika terjadi abu lebat.

Selama ini, hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berlaku di wilayah Kabupaten Lebak dan berpotensi menimbulkan bencana alam. “Kami tidak henti-hentinya mengajak warga supaya meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko bencana, ” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pendidikan Dasar pada Dinas Pelajaran dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Maman mengatakan bahwa Gedung SDN 1 Cibungur Kecamatan Cigemblong terdampak longsor Jumat (20/11) secepatnya diperbaiki.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) setempat agar bisa diperbaiki jadi aman digunakan untukuntuk keselamatan bergandengan, ” katanya.

sumber: Antara