Menag berharap sinergi dengan Baznas terus berjalan sebati rencana strategis Kemenag

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Gajah Agama (Menag), Fachrul Razi menodong anggota Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2020-2025 terpilih yang telah ditetapkan presiden melalui Keppres Nomor 110/P Tahun 2020 untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat di Nusantara.

“Hal tersebut sesuai dengan rencana strategis Departemen Agama 2020-2025 dalam meningkatkan optimalisasi potensi zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, ” kata Menag melalui pesan tercatat yang diterima Republika, Kamis (12/11).

Menag mengatakan, untuk melahirkan pengelolaan zakat yang lebih elok, diharapkan ada koordinasi dengan Baznas membahas regulasi, akuntabilitas tata kelola dan tantangan pengelolaan zakat pada era 4. 0. Maka harus tercipta alur koordinasi yang cocok antara Kementerian Agama (Kemenag) sebagai regulator dan Baznas sebagai institusi yang membantu mewujudkan optimalisasi tata dana zakat secara nasional.

Menag berharap sinergi dengan Baznas terus berjalan sesuai pokok rencana strategis Kemenag. “Tantangan tata zakat akan semakin ringan jika bersinergi dijalin secara baik, ” kata Menag dalam acara Muka Kemenag dan Baznas via Zoom di dalam Rabu (11/11).

Kedelapan anggota Baznas terdiri dari unsur masyarakat seperti ulama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi masyarakat dan kalangan profesional. Kedelapan nama anggota Baznas periode 2020-2025 di antaranya Noor Achmad yang merupakan Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Muhammad Nadratuzzaman Hosen anggota MUI Pusat, Mokhammad Makhdum mantan Direktur Lembaga Manajer Dana Pendidikan (LPDP), dan Zainulbahar Noor yang merupakan Wakil Kepala Baznas 2015-2020.

Lalu, Saidah Sakwan mantan anggota DPR RI, Rizaludin Kurniawan Direktur Perhimpunan Lembaga Amil Zakat Infaq & Sedekah Muhammadiyah (LazisMu), Nur Chamdani anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Achmad Sudrajat Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LazisNU).