Total dana yang diterima setiap lansia sebesar Rp 600 ribu semenjak bulan.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKIJakarta mencairkan dana kesejahteraan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) untuk kuartal III 2020. Kepala Seksi Jaminan Baik Dinas Sosial DKI Jakarta Ahmad Taufiq Hidayatullah mengatakan para lansia dan penyandang disabilitas penerima manfaat dana kesejahteraan ini, dapat mengabulkan pencairan melalui ATM Bank DKI.

“Pencairan dana KLJ dan KPDJ sudah dapat dikerjakan sejak Senin (14/9). Sebelumnya, pencairan dana kuartal II juga sudah dilakukan pada pertengahan Agustus berserakan, ” kata Taufiq di Jakarta, Senin (21/9).

Masa ini, ujar Taufiq, Dinas Baik DKI Jakarta juga telah melaksanakan pembersihan data penerima lantaran tersedia penerima kartu yang telah meninggal dunia, pindah rumah, maupun dianggap mampu. Hingga saat ini, sudah dilakukan pembersihan data pada satu. 021 lansia untuk KLJ & 126 orang untuk KPDJ.

“Sebelum dilakukan pembersihan petunjuk, kami telah melakukan verifikasi serta validasi terlebih dahulu, ” ucapnya.

Taufiq mengimbau kelompok dapat bijak dalam menggunakan ataupun mencairkan dana KLJ maupun KPDJ dan tidak disalahgunakan oleh bagian pemegang kartu ATM Bank DKI dari penerima bantuan kesejahteraan itu.

KLJ dan KPDJ merupakan program pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia dan penyandang disabilitas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kartu ini dikasih kepada perorangan yang telah menutup kriteria dan persyaratan yang ditetapkan dan terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). KLJ & KPDJ berbentuk kartu ATM Bank DKI, yang dapat dipergunakan buat transaksi oleh pemegang kartu.

Jumlah dana yang diterima setiap lansia sebesar Rp 600 ribu per bulannya, dan sejumlah Rp 300 ribu bagi penerima KPDJ. Dana tersebut dapat dicairkan tiap tiga bulan sekali.

sumber: Antara