Ada pasien yang tertular karena punya riwayat perjalanan luar kota.

REPUBLIKA. CO. ID, BANDAR LAMPUNG — Pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah 12 kasus menjelma 440 orang pada Sabtu (5/9). Sedangkan jumlah pasien positif yang sembuh bertambah 1 orang menjelma 339 orang, dan pasien meyakinkan yang meninggal dunia berambah satu orang menjadi 339 orang.

“Hari ini pasien konfirmasi positif Covid-19 tambah 12 karakter, enam orang dari Bandar Lampung, dua orang dari Kota Metro, dan masing-masing satu orang lantaran Lampung Selatan, Lampung Utara, & Pesawaran, ” kata Juru Cakap Satgas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana dalam konferensi persnya dalam Bandar Lampung, Sabtu (5/9).

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Terkatung-katung, Sabtu (5/9), jumlah pasien nyata 440 orang, selesai isolasi 339 orang, kasus suspek 14 orang, dan pasien positif yang meninggal dunia 18 orang.

Reihana yang juga kepala Dinkes Lampung mengatakan, sebanyak 12 orang pasien positif tambahan tersebut antara lain ada yang tertular karena mempunyai riwayat perjalanan ke luar praja daerah pandemi, dan juga buatan tracing dengan pasien positif Covid-19.

Dia menyebutkan pasien 429 perempuan 27 tahun dibanding Pesawaran yang memiliki riwayat kunjungan dari Jakarta. Saat ini, kondisi tubuhnya sehat dan sedang melaksanakan isolasi mandiri. Pasien 430 laki-laki usia 9 tahun, pasien 431 laki-laki 46 tahun dari Praja Metro. Kedua pasien tersebut hasil tracing dari pasien 399, serta sedang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya, pasien 432 budak laki-laki hasil tracing pasien 402. Saat ini dirawat di rumah lara pemerintah di Lampung. Pasien 433 laki-laki 53 tahun dari Bandar Lampung, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 434 pria 53 tahun, mempunyai keluhan sesak nafas, tidak ada kontak dengan pasien positif, dan tidak tersedia riwayat perjalanan luar kota. Masa ini dirawat di RS preman.

Pasien 435 perempaun 53 tahun, hasil tracing pasien 392. Pasien 436 laki-laki 33 tahun hasil tracing pasien 400. Anak obat 437 laki-laki 31 tahun. Ketiga orang tersebut berasal dari Praja Bandar Lampung dan sedang melaksanakan isolasi mandiri.

  Kemudian pasien 438 laki-laki 52 tahun asal Bandar Lampung, mempunyai riwayat perjalanan dari Turki. Zaman ini sedang menjalani perawatan dalam ruang isolasi rumah sakit pemerintah.

Selanjutnya yang final pasien 439 perepmpuan 68 tarikh dari Bandar Lampung, memiliki sejarah perjalanan dari Jakarta. Saat itu sedang menjalani perawatan di RS pemerintah Lampung. n Mursalin Yasland