Lebih dari 127 ribu infeksi baru Covid-19 dilaporkan di AS pada hari Jumat (6/11).

REPUBLIKA. CO. ID, WASHINGTON — Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows, yang kerap tampil di acara publik minus mengenakan masker, telah didiagnosis Covid-19. Dua pejabat senior pemerintah mengkonfirmasi pada hari Jumat (6/11) bahwa Meadows dites positif terkena virus, yang telah menewaskan lebih dibanding 236 ribu orang Amerika sepanjang tahun ini.  

Mereka tidak memberikan rincian kapan kepala staf itu terkena virus atau kondisinya saat ini. Diagnosisnya pertama kala dilaporkan oleh Bloomberg News . Pembantu kampanye Trump lainnya, Nick Trainer, juga dinyatakan positif, menurut kantor berita Reuters yang mengutip sumber yang tak disebutkan namanya.

Lebih dari 127 ribu infeksi baru Covid-19 dilaporkan di AS pada hari Jumat (6/11), hari ketiga berturut-turut dibanding rekor kasus, karena suara dari pemilihan presiden yang diperebutkan secara sengit masih dihitung.

Trump sudah menjadi lawan vokal dari kesibukan penguncian, mengutip pengaruhnya terhadap ekonomi, dan telah berulang kali berkelahi dengan para ahli pemerintahnya tunggal mengenai kebijakan virus korona.

Meadows, penasihat istimewa Trump dan mantan legislator Carolina Utara, melakukan perjalanan bersama Trump menjelang Hari Pemilu dan terakhir kali muncul di depan ijmal pada Rabu pagi tanpa topeng saat Trump secara keliru menyatakan kemenangan dalam penghitungan suara. Tempat telah menjadi salah satu hamba dekat Trump ketika presiden terserang virus lebih dari sebulan yang lalu, tetapi diuji setiap hari dan mempertahankan jadwal kerja regulernya.

Itu menandai kasus terbaru virus di Pengaruh Barat, datang bahkan tidak dua minggu setelah Marc Short, kepala staf Wakil Presiden Mike Pence dan asisten lainnya dinyatakan meyakinkan terkena virus.