Seruan akhiri pertengkaran Palestina-Israel diserukan UEA.

REPUBLIKA. CO. ID, NEW YORK–Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan pengintensifan jalan untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel & menggarisbawahi komitmennya untuk bekerja secara mitra regional dan internasional untuk menemukan solusi bagi masalah Palestina yang memenuhi aspirasi sah anak buah Palestina.

Lana Nusseibeh, Duta Gembung dan Perwakilan Tetap UEA untuk PBB, dalam rapat pleno Sesi Umum PBB tentang Masalah Palestina, mengatakan, Timur Tengah sedang menyaksikan banyak konflik dan krisis yang melelahkan rakyatnya. Dengan maraknya COVID-19, tantangan yang ada diperburuk, menjadikannya prioritas bagi komunitas internasional untuk mencari solusi permanen untuk urusan ini dengan memikirkan kembali ancangan sebelumnya dan menerapkan langkah-langkah hangat untuk membawa perdamaian dan stabilitas di kawasan, ujarnya.

Duta Luhur Nusseibeh mengingat pesan solidaritas yang dikirim Yang Mulia Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Pemimpin UEA, ke PBB pada jalan Hari Solidaritas Internasional untuk Anak buah Palestina, yang menyatakan, “Pemerintah UEA dan rakyatnya mengulangi pernyataan itu. komitmen permanen dan jangka panjang untuk mendukung persaudaraan rakyat Palestina dalam mencapai semua hak mereka yang sah sesuai dengan asas internasional dan resolusi PBB dengan relevan. ”

Bertepatan dengan perayaan hari nasional ke-49 UEA,   Nusseibeh mendahulukan bahwa masalah Palestina telah menjelma prioritas kebijakan luar negeri semenjak berdirinya UEA. Dia menggarisbawahi kalau UEA tidak akan meninggalkan gaya tegasnya, yang sejalan dengan posisi Arab, dalam mendukung pembentukan negara Palestina merdeka berdasarkan perbatasan pra-1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Dia mendahulukan bahwa ini sesuai dengan patokan yang disepakati secara internasional & Arab Peace Initiative. Untuk tersebut, perlu dilakukan upaya untuk menjunjung inisiatif yang bertujuan menciptakan dunia yang kondusif bagi perdamaian serta pembentukan solusi dua negara, tambahnya.

Dia pula menekankan perlunya menghentikan praktik ilegal di wilayah Palestina, termasuk membangun dan memperluas pemukiman, melanggar kesucian tempat-tempat suci di Yerusalem, mengacaukan properti, dan melanjutkan blokade dalam Gaza. Lebih lanjut, Nusseibeh mengirimkan keprihatinan yang mendalam atas memburuknya kondisi kemanusiaan, ekonomi, dan kesehatan tubuh di wilayah Palestina, khususnya pada konteks pandemi COVID-19.

Ia menegaskan perlunya mengangkat sektor vital di Palestina, khususnya sektor kesehatan. Dia memperbarui kewajiban UEA untuk memberikan bantuan pada rakyat Palestina, termasuk dengan menjunjung badan-badan PBB dan menguraikan andil keuangan UEA sejauh ini, dengan melebihi USD 840 juta sebab 2013-2020.

UEA adalah salah satu donor sari untuk Badan Bantuan dan Order PBB untuk Pengungsi Palestina pada Timur Dekat (UNRWA). Dia menambahkan bahwa UEA – sebagai pemimpin Komite Penasihat UNRWA sejak Juli 2020 – berusaha untuk memperkuat kerja Badan tersebut, termasuk di transformasi digital pendidikan, pemberdayaan hawa dan pemuda, dan kelestarian dunia.