Aturan pembayaran bantuan pemulihan Covid-19 menjadi perdebatan di Uni Eropa

REPUBLIKA. COMPANY. ID,   WARSAWA — Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki pada Jumat (17/7) mengatakan bukan ada konsensus yang dicapai dengan para pemimpin Uni Eropa (EU) terkait usulan dana pemulihan senilai 750 miliar euro (sekitar Rp 12, 6 kuadriliun).

Dana tersebut niatnya akan dimanfaatkan untuk membangkitkan ekonomi Uni Eropa dari resesi akibat pandemi Covid-19.

“Kemungkinan besar, mungkin tidak akan ada kesepakatan besok atau pun lusa, ” kata Morawiecki. “Beberapa menyebutkan mungkin masih ada putaran lainnya pada Juli. Kami jelas menunggu itu. ”

Morawiecki mengatakan negara-negara EU bagian utara keberatan dengan negara-negara mitra di selatan mereka mengenai aturan pembayaran bantuan pemulihan. Mereka juga keberatan dengan negara-negara di timur mengenai jumlah anggaran pokok Uni Eropa periode 2021-2027.

Menurutnya, Polandia akan membawa “jalannya sendiri” tuk mencapai netralitas sekaligus memperingatkan yang lainnya di blok tersebut buat tidak berkomitmen terhadap ketentuan hukum tentang akses pendanaan Uni Eropa, yang di dalamnya Warsawa “tidak akan merasa terikat”.

sumber: Antara